MINDSET PEMENANG
Oleh : Peri
Irawan*
Perbedaan antara pemenang dengan
pencundang adalah pola pikir dan wacana berpikirnya (mindset). Para pemenang
mengetahui bagaimana agar menjadi juara dan mempertahankannya. Sementara
pecundang hanya tahu bermain aman dan bertahan dalam permainan hanya untuk kekalahan.
Pemenang senantiasa berpikir dengan fokus untuk menjuarai setiap ‘pertandingan’
dengan strategi jangka panjang untuk dapat memenangkan sebuah ‘kompetisi’. Sedangkan para
pecundang tidak memiliki fokus. Sehingga pecundang tidak mempunyai orientasi
untuk menang.
Untuk membuka hati kita. Mari kita saksikan video yang inspiratif
ini, video yang mengisahkan perjuangan para pesepak bola yang memiliki mindset para pemenang.
Hidup di dunia ini merupakan sebuah
bentuk pertandingan panjang dan melelahkan, yang berakhir saat kita meninggal
dunia. Selalu ada yang menang dan ada yang kalah. Tergantung pilihan kita, mau
ada di kelompok yang mana kita berada. Namun, pada dasarnya kita semua
diciptakan dan lahir sebagai pemenang. Proses awal kehidupan kita dimulai dari
benih yang bernama sel sperma yang berjuang untuk menempuh perjalanan yang
panjang dengan misi membuahi sel indung telur. Dari puluhan juta sel sperma
hanya ada 1 (satu) yang berhasil membuahinya. Yang lainnya mati lemas dan gugur
dalam perjalanan. Sel sperma itu saat ini berwujud sempurna dan jadilah kita.
Setelah lahir dan bermasyarakat. Setiap orang, dari segi fisik antara pemenang
dan pecundang tidak ada yang berbeda. Sekali lagi, yang membedakan hanyalah
pola pikir dan wacana berpikirnya.

Seperti yang kita ketahui bersama, orang
bijak pernah berkata ; “pikiran menghasilkan tindakan, tindakan yang
dilakukan terus-menerus membentuk kebiasaan, dan kebiasan menentukan hasil
pencapaian.” Mengarahkan fokus untuk terus berada di posisi pemenang
tidaklah mudah. Selain menuntut kesabaran dan ketekunan, juga diperlukan
pengorbanan yang cukup sebagai harga pembayarannya. Jika demikian, apa saja
yang perlu kita lakukan untuk tetap bertahan di wilayah zona para pemenang
tersebut. Jawabannya adalah memiliki mindset pemenang. Beberapa hal yang
senantiasa dilakukan oleh mereka yang memiliki mindset pemenang, diantaranya :

Pertama, mereka
senantiasa berpikir benar dan positif. Berpikir positif saja tidaklah cukup. Berpikir
benar juga sangat diperlukan. Hal ini karena di dalam proses pengolahan data di
otak kita, segalanya netral dan belum diketahui akan konsekuensinya bila
dilakukan secara fisik. Otak kita tidak menyaring apa yang kita pikirkan. Semuanya
masuk begitu saja. Mari kita buktikan. TOLONG SAAT INI ANDA JANGAN MEMIKIRKAN API!, apa yang
ada di benak dan otak kita malah sebaliknya, kita malah memikirkan api dan
segala bentuk sifat fisiknya. Pengalamanlah yang bisa memberikan informasi akan
konsekuensi sebuah tindakan atas hasil pemikiran. Misalnya saja, saat kita
kecil dahulu dan kita baru tahu rasanya terbakar api, saat kita bermain korek
api dan tidak sengaja bagian tubuh kita terbakar karena perbuatan diri kita
sendiri. Dari pengalaman tersebut akhirnya kita menjadi tahu rasanya api
ternyata panas dan membakar. Kenapa harus berpikir benar dan positif? Karena jika
hanya berpikir positif, kita tidak jauh berbeda dengan para pencuri sepeda
motor. Para pencuri kendaraan sepeda motor, mereka juga berpikiran positif. Alasan
mereka berpikir positif, karena mereka bertindak profesional saat melakukan
aksinya dan merasa yakin aksinya akan berhasil (sukses -pen). Bayangkan saja hanya hitungan 2 (dua) menit sepeda motor kita
bisa hilang dibawa kabur oleh mereka. Yang tidak mereka miliki adalah pikiran
yang benar, pikiran yang dapat membedakan yang salah dan yang benar. Mereka
tidak diikuti pikiran yang benar, sehingga mereka melakukan tindakan yang salah
dan merugikan orang lain.
Kedua, para
pemenang senantiasa melatih kemampuan dan keterampilannya. Dimana dan kapanpun
berada, para pemenang senantiasa berlatih. Walaupun disaat santai para pemenang
akan berlatih di dalam otaknya. Melalui teknik visualisasi yang diulang
terus-menerus. Teknik ini apabila dilakukan secara kontinue, maka apa yang
terjadi di otak kita akan menjadi kenyataan yang bisa kita lakukan di dalam
kehidupan nyata. Teknik Visualisasi ini sering dilakukan oleh atlit-atlit dan
olahragawan profesional seperti Tiger Woods, Michael Jordan dan David Beckham.
Ketiga, para
pemenang selalu berusaha memberikan yang terbaik atas setiap hal yang
dilakukannya. Mereka ibarat pelayan restoran yang melayani dengan sepenuh hati
atas setiap permintaan pelanggannya. Karena memang gairah (passion) mereka
sesuai dengan tujuan hidup mereka. Sehingga apapun yang dilakukan oleh pemenang
akan sebaik mungkin dilaksanakannya. Dengan mengerahkan segala kemampuan yang
dimilikinya.
Para sidang pembaca yang berbahagia,
marilah kita isi kehidupan ini dengan menanamkan pola pikir dan sikap pemenang
di dalam diri kita. Agar seluruh anugerah yang telah diberikan Tuhan kepada
kita dapat kita optimalkan sebaik mungkin. Betapa luar biasanya anugerah yang
diberikan Tuhan kepada kita, dari kesempatan untuk hidup, waktu, panca indera,
akal pikiran, rasa untuk menilai dan lain sebagainya. Ayo..berikanlah yang
terbaik dari hidup kita agar anugerah tersebut tidak menjadi hal yang sia-sia.
Demikianlah, semoga artikel ini bisa
menginspirasi dan bermanfaat bagi para pembaca sekalian di mana pun Anda berada.
Salam Sukses Salam Pembelajar.
*)
Penulis adalah pengasuh blog di www.visionerpd.blogspot.com
Comments
Post a Comment